GURU -GURU MI MA'ARF NU 1 PASINGGANGAN

GURU -GURU MI MA'ARF NU 1 PASINGGANGAN

Senin, 11 November 2013

mi ma'arif nu 1 pasinggangan banyumas yeeee sssss

1 komentar:

  1. ZAKAT DAN SHODAQOH
    ZAKAT adalah mengeluarkan sebagian harta kekayaan yang dimiliki sesorang yang dimiliki hubungan manusia dan manusia ( مِنْ النَّسِ حَبْلُ ) serta berguna bagi kehidupan sosial.
    Orang islam yang selalu mengeluarkan Zakat,tentu hartanya akan selalu bersih atau suci dan harta yang dimilikinya bertambah berkah.Hukum mengeluarkan Zakat adalah Fardu ’ain bagi orang islam yang telah mampu.yaitu mempunyai harta sampai pada jumlah Nisab Tertentu.
    Allah Swt,berfirman dalam surat (QS. An - nisa’ Ayat 77 )
    ...........وَاَقِيْمُواالصَّلَوةَ وَاَتُالزَكَوةَ......
    Artinya:..... Laksanakan Sholat dan Tunaikanlah zakat.....
    Berdasarkan ayat di atas ,bagi orang muslim yang mempunyai harta sudah mencapai Nisab,wajib baginya mengeluarkan Zakat,mengingat zakat itu hak bagi orang lain yang kekurangan.Dengan zakat tersebut diharapkan orang2 yang tergolong sebagai penerima Zakat tidak merasa menderita dalam hidupnya.
    Nisab adalah kententuan Jumlah harta seseorang yang sudah mencapai ukurannya untuk di keluarkan Zakatnya 2,5 %.
    Sehubungan dengan hal tersebut Rosulullah Saw. Bersabda dalam sebuah hadis berikut:
    اِنَّ الله فَرَضَ عَلَى اغْنِيَاءِ المُسْلِمِيْنَ فِيْ امْوَالِهِمْ يَقًوْلُ الَّذِيْ يَسَعُ فُقَرَاءَ هُمْ وَلَمْ يَجْهَدُ الفُقرَاءَ
    اِذَاجَاىءُوْااَ وْ غُرُوْاالَّا بِمَا يَصْنَعُ اغْنِيَا ىءُوْ هُم اِلَّا وَاِنَّ الله يُحَسِبُهُمْ حِسَابَا شَدِيْدًا اوْيُعَذِبُهُمْ عَذَبًا اَلِيْمًا .( رَوَاهُ الطبْرَانِى )
    Artinya:
    Allah Subhanallah tan’ala mewajibkan zakat pada orang- orang kaya dari kaum muslimin sejumlah yang dapat melampangi orang –oarang miskin di antara mereka.Fakir Miskin itu tiadalah menderita menghadapi kelaparan dan kesulitan sandang,kecuali karena perbuatan golongan orang kaya.Ingatlah Allah akan mengadili mereka nanti secara tegas dan menyiksa mereka dengan pedih.( HR.At Thobroni)
    Dari hadis di atas,ditarik kesimpulan bahwa orang kaya yang tidak mau membayar Zakat berarti tidak patuh terhadap kewajiban yang diperintah Allah.Bagi mereka yang tidak patuh terhadap aturan Allah,Allah akan memberikan balasan yang pedih.
    Allah Swt.berfirman Dalam Surat At-Taubah Ayat 103
    خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ اِنَّ صَلَوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَالله سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ .
    ( التَوْبَةِ ۱۰۳ )
    Artinya:
    Ambillah zakat dari harta mereka ,guna membersihkan dan mencucikan mereka ,dan berdoalah untuk mereka.Sesunguhnya do’a mu menumbuhkan ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah maha pendengar, Maha Mengetahui .( Q.S. At Taubah ayat 103 )
    إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
    “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
    مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
    “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim no. 2558)
    السَّاعِى عَلَى اْلأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِيْنِ كَالْمُجَاهِدِ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ –وَأَحْسِبُهُ قَالَ-: وَكَالْقَائِمِ لاَ يَفْتُرُ وَكَالصَّائِمِ لاَ يُفْطِرُ.
    “Orang yang membiayai kehidupan para janda dan orang-orang miskin bagaikan orang yang berjihad fii sabiilillaah.” –Saya (perawi) kira beliau bersabda-, “Dan bagaikan orang yang shalat tanpa merasa bosan serta bagaikan orang yang berpuasa terus-menerus”
    (HR. Muslim no. 2982).
    Semoga Allah berkahi rizki para pengunjung agussupriyanto7515@yahoo.com sekalian dan moga mendapat pahala melimpah Amin.

    BalasHapus